Minggu, 20 Oktober 2019

LATIHAN SOAL KELAS 10

Tugas Latihan Soal Marketing Kelas X BDP
Kerjakan Soal-soal ESSAY dibawah ini dengan singkat dan Jelas

1. Jelaskan Pengertian Segmentasi Pasar, dan sebutkan tujuan dilakukannya segmentasi pasar oleh perusahaan
Segmentasi pasar adalah proses membagi calon konsumen potensial ke dalam kelompok, atau segmen, berdasarkan karakteristik yang berbeda. Segmentasi pasar dapat dimaksudkan sebagai pembagian pasar yang berbeda-beda (heterogen) menjadi kelompok-kelompok pasar yang homogen, di mana setiap kelompoknya bisa ditargetkan untuk memasarkan suatu produk sesuai dengan kebutuhan, keinginan, lokasi, ataupun karakteristik pembeli yang ada di pasar tersebut.

2. Dalam melakukan segmentasi pasar harus memenuhi kriteria sbb:    
   a. Measurable   
   b. subtantial     
   c. Accesible    
   d. Diferentiable   
 Jelaskan dengan singkat dan jelas masing-masing kriteria tersebut
     1.     Measurable (Terukur)
Segmen pasar harus diukur berdasarkan nilai atau volume penjualan (yaitu jumlah pelanggan dalam segmen ini). Riset pasar yang andal harus mampu mengidentifikasi ukuran segmen pasar hingga tingkat akurasi yang masuk akal, sehingga ahli strategi kemudian dapat memutuskan apakah, bagaimana, dan sejauh mana mereka harus memfokuskan upaya mereka pada pemasaran ke segmen ini.
     2.     Substantial (Substansial)
Sederhananya, tidak akan ada gunanya membuang anggaran pemasaran dalam pasar yang tidak cukup besar, atau memiliki daya beli negatif. Segmen pasar yang layak adalah dari kelompok yang homogen dengan karakteristik yang jelas seperti kelompok usia, latar belakang sosio-ekonomi dan persepsi merek. Hal yang “musiman” juga penting di sini. Tidak ada ahli segmentasi pasar yang akan merekomendasikan untuk fokus pada kelompok pelanggan yang tidak stabil yang kemungkinan akan bubar, satu atau dua tahun.
     3.     Accessible (Dapat diakses)
Ketika melakukan riset terhadap segmen pasar, penting untuk mempertimbangkan bagaimana audiens  dapat mengakses informasi tersebut. Lalu, Anda juga harus mengenal kekuatan dan kemampuan departemen pemasaran perusahaan Anda.  Mungkin ada segmen yang efektif menanggapi iklan outdoor lebih baik seperti baliho atau papan reklame. Namun ada pula segmen yang lebih suka menanggapi informasi melalui kampanye media sosial,  iklan televisi, atau sejumlah pendekatan lainnya.
     4.     Differentiable (Dapat dibedakan)
Segmen pasar yang ideal di sisi internal harus homogen, (semua pelanggan di dalam segmen memiliki preferensi dan karakteristik yang sama), namun secara eksternal adalah heterogen. Perbedaan antara segmen pasar harus didefinisikan dengan jelas sehingga kampanye  produk dan alat pemasaran dilaksanakan tidak tumpang tindih.


3  Diantara penetapan segmentasi pasar ada yang berpedoman pada:    
a. Preferensi Pelanggan  
b. Sensitifitas harga    
Jelaskan dengan singkat dan jelas masing-masing segmentasi tersebut berikan contohnya.
A.    Preferensi Pelanggan
– Preferensi pelanggan seperti persepsi bahan makanan. Misalnya, merek saus salad dengan semua bahan alami untuk pelanggan yang tidak menyukai bahan yang terdengar seperti bahan kimia.
B.    Sensitivitas harga
– Di luar penghasilan, orang memiliki kepekaan harga yang berbeda dibandingkan dengan kategori produk. Misalnya, konsumen iphone yang membeli smartphone tersebut dengan harga yang kebanyakan orang bilang cukup mahal, namun tidak bagi para pecinta produk Apple yang tahu kelebihannya.


4. Jelaskan maksud pengelompokan segmentasi pasar berdasarkan      
a. Demografis    
b. Geografis
     A.    Demografis
– Demografi seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, kebangsaan, agama, dan etnis. Misalnya, produk asuransi untuk manula.
     B.    Geografis
– Segmen berdasarkan geografi seperti rantai restoran yang mengkustomisasi menu untuk menyertakan makanan lokal dari setiap wilayah dan kota.

5.     Jelaskan hubungan Segmentasi Pasar dengan Analisa Pasar.
Istilah segmentasi pasar dan penetapan  sasaran pasar (target market) sebenarnya merupakan dua hal yang berbeda. segmentasi pasar itu merupakan kegiatan yang membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar yang bersifat homogen. Dalam hal ini, market targeting merupakan keputusan perusahaan mengenai pasar manakah yang akan dilayani.

Sebagai gambaran, misalnya berdasarkan analisis dan perkiraan permintaan, perusahaan dapat mengetahui adanya pasar tertentu yang dianggap menarik, yang membuat perusahaan memperluas pangsa pasar. Perusahaan tersebut mensurvei sejumlah konsumen sebagai sampel dari keseluruhan. Dalam survey ini ditanyakan mengenai atribut produk yang ditawarkan, tentang kualitas, harga, kemasan, servis, dan sejenisnya.

SOAL PG MARKETING

1.   Mengenali basis untuk membuat segmentasi dan mengembangkan profil dari segmen yang dihasilkan merupakan kegiatan … dalam pemasaran terarah.
a.   pemosisian
b.   reposisi
c.   pentargetan
d.   segmentas
e.   marketing mix
2    Segmentasi geografik membagi pasar menjadi beberapa unit/kelompok sesuai dengan ….
a.   gambaran penduduknya
b.              gambaran wilayah / tempatnya
c.   gambaran sifat konsumen
d.              gambaran psikologis
e.              gambaran kebiasaan konsumen
3.   Yang termasuk faktor demografi adalah:
a.   kepribadian
b.   wilayah
c.   sikap
d.   daerah pedesaan
e.   penghasilan
4.   Yang termasuk faktor psikografik adalah:
a.   kepribadian
b.   agama
c.   lokasi daerah
d.   jenis kelamin
e.   kesempatan
5.   Jika kita melakukan segmentasi tingkah laku konsumen menggunakan variabel status pengguna maka kegiatan pemasaran akan difokuskan kepada kelompok:
a.   bukan pengguna
b.   pengguna reguler
c.   pengguna potensial
d.   mantan pengguna
e.   pengguna fanatik
6.   Membuat segmentasi kepada konsumen atau perusahaan lain yang membutuhkan barang untuk bahan baku maupun bahan tambahan produksi disebut dengan segmentasi pasar ….
a.   primer
b.   skunder
c.   industri
d.   konsumen
e.   internasional
7.   Salah satu alasan dilakukannya segmentasi pasar karena pasar bersifat…
a.   komplek
b.   homogen
c.   membingungkan
d.   dinamis
c.   statis
8.   Salah satu syarat segmentasi pasar adalah dapat dijangkau dan dilayani secara efektif atau …
a.   measurebility
b.   accessibility
c.   substantiality
d.   faesibility
e.   capability
9.   Pada waktu melaksanakan tahap analisa untuk segmentasi pasar yang paling sering digunakan adalah analisis ….
a.   faktor
b.   korelasi
c.   regresi
d.   korelasi dan regresi
e.   chi square
10. Suatu bidang / kuadran yang berisi titik-titik yang menghubungkan hubungan dalam variabel tingkat kecenderungan pembelian disebut dengan …
a.   produk space
b.   produk preferensi
c.   preferensi
d.   atribut produk
e.   targeting
11.       Jika ada pertanyaan dalam penentuan misi perusahaan  What is value to the customer?  Maka hal ini berhubungan dengan …
a.   jenis usaha
b.   konsumen
c.   pendapatn konsumen
d.   nilai yang dipakai konsumen
e.   konsumen dimasa mendatang
12.       Dalam penentuan misi perusahaan perlu diketahui :   Kualitas produk, Teknologi proses produksi, Kelompok konsumen yang dituju untuk produk tersebut, Kebutuhan pasar, dan Kombinasi semua komponen tersebut. Lima hal ini disebut …
a.   business domain
b.   business oriented
c.   market oriented
d.   market domain
e.   vision oriented
13.       Sebelum menetapkan pasar sasaran (target pasar) perusahaan perlu melakukan …
a.   survey pasar
b.   segmentasi pasar
c.   pemosisian pasar
d.   menetapkan business domain
e.   melakukan market oriented
14.       Kelompok konsumen yang mempunyai ciri-ciri/sifat yang hampir sama yang dipilih perusahaan dan akan dicapai dengan strategi marketing mix yang berbeda untuk produk yang dipasarkan disebut …
a.   market oriented
b.   segemnatasi pasar
c.   target pasar
d.   positioning pasar
e.   strategi pasar
15.       Untuk evaluasi target pasar diperlukan informasi dan analisis tentang … kecuali
a.   produk yang dipasarkan
b.   strategi marketing mix
c.   kepuasan konsumen
d.   laba perusahaan
e.   kepribadian pemilik perusahaan
16. Meninjau pasar secara keseluruhan dan memusatkan perhatian pada kesamaan kebutuhan konsumen merupakan ciri dari strategi target pasar …
a.   market oriented
b.   undifferentiated marketing
c.   concentrated marketing
d.   differentiated marketing
e.   market tergetting
17.       Untuk produk yang homogen, maka strategi yang tepat untuk target pasarnya adalah …
a.   market oriented
b.   undifferentiated marketing
c.   concentrated marketing
d.   differentiated marketing
e.   market tergetting
18.       Bila sumber daya yang dimiliki sangat terbatas maka strategi target pasar yang tepat adalah …
a.   market oriented
b.   undifferentiated marketing
c.   concentrated marketing
d.   differentiated marketing
e.   market tergetting
19.       Kelompok produk yang berhubungan erat karena kelompok produk tersebut memiliki fungsi, pelanggan, dijual pada gerai dan memiliki kisaran harga yang sama disebut …
a.   siklus produk
b.   lini produk
c.   item produk
d.   jenis produk
e.  industri produk
20.       Tahap paling awal dalam proses pengambilan keputusan pembelian adalah …
a.   memutuskan membeli
b.   menetapkan tujuan
c.   menilai sumber
d.   analisis kebutuhan dan keinginan
e.   identifikasi alternatif pembelian

SOAL ESAI MARKETING


  1. Apa tujuan memuaskan pelanggan?
Jawab : Tujuan memuaskan pelanggan adalah mendapatkan simpati dari pelanggan, sehingga perusahaan mendapatkan keuntungan secara jangka panjang karena loyalitas pelanggan terhadap pelayanan yang telah diberikan dan dapat juga membentuk citra perusahaan karena para pelanggan mempunyai jaringan yang sangat besar terhadap sesama pelanggan.
  1. Sebutkan faktor utama dalam menentukan tingkat kepuasan konsumen?
Jawab : a. Kualitas produk
              b. Kualitas pelayanan
              c. Emosional
              d. Harga
              e. Biaya
  1. Apa pengertian customer satisfaction?
       Jawab : Customer satisfaction adalah pelayanan kepada pelanggan sehingga pelanggan puas      karena keinginannya telah terpenuhi.
  1. Bagaimana tujuan comfort service?
Jawab : Menyuguhkan perasaan yang nyaman selama berbelanja.
  1. Dibentuknya Undang – Undang perlindungan konsumen sudah tentu mempunyai tujuan, apa tujuannya?
Jawab : a. Meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemandirian untuk melindungi diri
             b. Mengangkat harkat dan martabat konsumen dengan cara menghindarkannya dan   ekses negatif pemakaian barang dan jasa.               
        c. Meningkatkan pemberdayaan konsumen dalam memilih , menentukan dan  menuntut hak – haknya sebagai konsumen.
         d. Menciptakan sistem perlindungan konsumen yang mengandung unsur kepastian hukum dan keterbukaan informasi serta ekses untuk mendapat informasi.
         e. Menumbuhkan kesadaran pelaku  usaha mengenai  pentingnya perlindungan konsumen sehingga tumbuh sikap yang jujur dan bertanggung jawab dalam berusaha.
         f. Meningkatkan kualitas barang atau jasa yang menjamin kelangsungan usaha produksi barang / jasa, kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan konsumen.
  1. Apa yang harus konsumen dapatkan alam tahap pra transaksi?
Jawab : Konsumen harus mendapatkan informasi atas barang / jasa yang akan dibelinya secara benar, jelas, dan jujur melalui brosur, label, iklan, ataupun bentuk informasi lain yang diberikan pelaku usaha.
  1. Sebutkan tahap purna transaksi bagi konsumen!
Jawab : Pada tahap purna transaksi ini berhubungan dengan tingkat kepuasan konsumen, apakah barang / jasa yang dibelinya sesuai dengan apa yang diiklankan, sesuai dengan jaminan atau layanan purna jualnya sudai memadai atau belum.
  1. Sebutkan pengaruh pelayanan purna jual terhadap customer satisfaction!
Jawab : Customer satisfaction tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas produk perusahaan tetapi juga dipengaruhi oleh layanan dan dukungan yang diberikan perusahaan kepada customernya termasuk pelayanan purna jual.
  1. Berilah contoh layanan purna jual !
        Jawab : Ada dua jenis layanan purna jual :
a.       Pelayanan purna jual selama masa garansi jaminan pemeriksaan, perbaikan / penggantian barang / komponennya tidak berfungsi dengan biaya ditanggung oleh principal selama barang digunakan / dioperasikan.
b.      Pelayanan purna jual pasca garansi, jaminan perawatan berkala, perbaikan, penggantian dan ketersediaan komponen dari barang yang berdangkutan, ketersedian teknologi, tenaga teknis yang kompeten serta bengkel perawatan dan perbaikan yang disediakan dengan biaya yang dibebankan kepada konsumen .

PENGERTIAN MARKETING

Pengertian Marketing adalah suatu rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memasarkan produk, baik barang ataupun jasa, dengan berbagai cara agar produk tersebut disukai dan digunakan oleh khalayak luas.
Ada juga yang menyebutkan pengertian marketing adalah perpaduan berbagai aktivitas yang saling terkait dimana tujuannya untuk mengetahui kebutuhan konsumen atau pasar. Dengan adanya informasi tersebut maka perusahaan dapat menciptakan atau mengembangkan suatu produk, harga, pelayanan, dan promosi agar kebutuhan pasar tersebut terpenuhi dan perusahaan mendapatkan keuntungan.
Dapat dikatakan marketing adalah penghubung antara produsen dengan konsumen pada suatu pasar. Artinya, kegiatan marketing tidak hanya terbatas pada pemasaran saja, namun juga termasuk semua strategi yang bertujuan untuk memberikan kepuasan kepada konsumen.

Fungsi Marketing dalam Perusahaan

Konsep Marketing
Setiap perusahaan mengandalkan marketing dalam upaya menghasilkan penjualan dan pendapatan bagi perusahaan tersebut. Itulah sebabnya proses marketing menjadi sesuatu yang sangat krusial bagi semua bisnis.
Sesuai dengan pengertian marketing di atas, beberapa fungsi marketing adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Pertukaran

Melalui kegiatan marketing, maka barang dapat dikenal dan diminati oleh suatu pasar. Dalam hal ini fungsi pertukaran adalah pembelian produk yang dilakukan konsumen dengan menukar uangnya dengan produk yang ditawarkan.

2. Fungsi Distribusi Fisik

Produk yang dihasilkan oleh produsen tentunya tidak langsung tiba di depan konsumen begitu saja, ini melalui proses distribusi. Distribusi fisik melalui berbagai proses, mulai dari pengambilan, klasifikasi, penyimpanan, packing, hingga pengiriman ke lokasi terdekat dengan konsumen.

3. Fungsi Perantara

Kegiatan marketing juga berfungsi sebagai perantara antara produsen dengan konsumen. Fungsi perantara ini dilakukan dengan berbagai cara, misalnya melalui pencarian informasi, pembiayaan, klasifikasi produk, dan lain-lain.
Secara garis besar, tiga poin di atas merupakan fungsi utama dari marketing. Selain itu, beberapa fungsi lain dari kegiatan marketing adalah sebagai berikut:
  • Berfungsi sebagai sales, yaitu aktivitas penjualan produk yang menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.
  • Berfungsi sebagai alat promosi, yaitu aktivitas memperkenalkan suatu produk atau perusahaan kepada khalayak luas dengan tujuan agar produk atau perusahaan tersebut diminati oleh masyarakat.
  • Berfungsi untuk riset dan pengembangan, yaitu proses marketing yang menyerap berbagai informasi bermanfaat mengenai tanggapan masyarakat terhadap produk sehingga perusahaan dapat melakukan peningkatan kualitas produk di masa depan.
  • Berfungsi untuk mewujudkan konsep marketing communication, yaitu peran marketing dalam menjalin hubungan baik dengan masyarakat atau perusahaan lain.

Konsep Marketing


Mengacu pada pengertian marketing di atas, secara garis besar ada empat konsep dasar marketing. Adapun konsep marketing adalah sebagai berikut:

1. Produksi

Produksi adalah proses mengubah bahan baku menjadi bahan jadi atau menambah nilai guna suatu produk (barang maupun jasa). Tim marketing suatu perusahaan harus melakukan riset untuk mengetahui produk apa yang sedang diminati oleh pasar.
Selai itu, tim marketing juga harus mengamati para pemain di ceruk tersebut dan harga yang berlaku di pasar. Inilah yang menjadi acuan dalam perencanaan dan produksi yang dilakukan oleh perusahaan.

2. Produk

Produk adalah sesuatu yang ditawarkan oleh perusahaan kepada khalayak. Produk dapat dibedakan dalam 3 kategori, yaitu barang, jasa, dan gagasan/ ide.
Semua konsumen menginginkan produk yang berkualitas, harga terjangkau, dan unik. Menghasilkan produk yang berkualitas tinggi menjadi hal yang penting dalam proses marketing itu sendiri. Tanpa adanya produk berkualitas maka dengan sendirinya proses marketing akan sangat sulit dilakukan.

3. Pemasaran

Pemasaran adalah semua aktivitas yang dilakukan seseorang atau organisasi dalam upaya memenuhi permintaan pasar. Kegiatan pemasaran ini meliputi menciptakan produk bernilai jual, penentuan harga, promosi, pelayanan pelanggan, dan lain-lain.
Tujuan utama dari pemasaran adalah untuk memenuhi kebutuhan suatu pasar. Dengan kata lain, kepuasan konsumen menjadi sesuatu yang sangat penting dalam proses pemasaran.

4. Penjualan

Semua aktivitas produksi dan pemasaran pada akhirnya akan bermuara pada angka penjualan produk. Semakin besar angka penjualan maka idealnya keuntungan perusahaan juga akan semakin besar.
Kegiatan penjualan ini seringkali dilakukan dengan memberikan nilai tambah kepada konsumen. Misalnya dengan memberikan bonus dengan jumlah pembelian tertentu yang pada akhirnya menambah angka penjualan.

JENIS JENIS PASAR

  1. Nyata
  2. Pasar nyata merupakan sebuah pasar dimana terdapat berbagai jenis barang yang diperjualbelikan serta dapat dibeli oleh pembeli. Contoh dari pasar nyata ialah pasar swalayan dan pasar tradisional.
  3. Pasar Abstrak
  4. Pasar abstrak merupakan sebuah pasar dimana terdapat para pedagang yang tidak menawar berbagai jenis barang yang dijual serta tidak membeli secara langsung, namun hanya menggunakan surat dagangan saja. Contoh dari pasar abstrak adalah pasar online, pasar modal, pasar valuta asing, dan pasar saham.

Jenis-Jenis Pasar Menurut Cara Transaksinya
Jenis pasar ini dibedakan menjadi pasar tradisional serta pasar modern.
  1. Pasar Tradisional
  2. Pasar tradisional ialah pasar yang sifatnya tradisional dimana para pembeli dan penjual dapat saling tawar menawar secara langsung. Berbagai jenis barang yang diperjualbelikan merupakan barang yang berupa barang kebutuhan pokok sehari-hari.
  3. Pasar Modern
  4. Pasar modern merupakan suatu pasar yang sifatnya modern dimana terdapat berbagai macam barang diperjualbelikan dengan harga yang sudah pas dan dengan layanan sendiri. Tempat berlangsungnya dari pasar modern adalah di plaza, mal, dan tempat-tempat yang lainnya.

Jenis-Jenis Pasar Menurut Jenis Barangnya
Terdapat beberapa pasar hanya menjual 1 jenis barang tertentu, misalnya seperti pasar sayur, pasar hewan, pasar ikan pasar buah, pasar daging, dan lain sebagainya.
  1. Pasar Barang Konsumsi
  2. Pasar barang konsumsi merupakan suatu pasar yang memperjualbelikan berbagai jenis barang yang dapat dikonsumsi guna memenuhi kebutuhan hidup manusia.
  3. Pasar Sumber Daya Produksi
  4. Pasar sumber daya produksi merupakan suatu pasar yang memperjualbelikan tentang faktor-faktor produksi, contohnya : tenaga kerja, mesin-mesin, tanah, dan tenaga ahli.


Jenis-Jenis Pasar Menurut Waktunya
Jenis pasar menurut waktunya dapat digolongkan ke dalam beberapa bentuk, antara lain :
  1. Pasar Harian
  2. Pasar harian ialah tempat pasar di mana merupakan pertemuan antara pembeli serta penjual yang dapat dilakukan setiap harinya. Pasar harian pada umumnya menjual berbagai jenis barang kebutuhan konsumsi, kebutuhan jasa, kebutuhan bahan-bahan mentah, dan kebutuhan produksi.
  3. Pasar Mingguan
  4. Pasar mingguan ialah pasar yang dilakukan setiap seminggu sekali. Biasanya pasar mingguan terdapat di daerah yang penduduknya masih, seperti di pedesaan.
  5. Pasar Bulanan
  6. Pasar bulanan ialah pasar yang dilakukan sebulan sekali, dan terdapat di daerah-daerah tertentu. Biasanya terdapat para pembeli di pasar tersebut yang membeli barang-barang tertentu dan kemudian dijual kembali, contoh pasar bulanan adalah pasar hewan.
  7. Pasar Tahunan
  8. Pasar tahunan ialah pasar yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali. Pasar tahunan pada umumnya bersifat nasional serta diperuntukkan untuk promosi terhadap suatu produk baru. Contoh pasar tahunan : Pameran Pembangunan, Pekan Raya Jakarta, dan lain sebagainya.
  9. Pasar Temporer
  10. Pasar temporer ialah pasar yang diselenggarakan pada waktu tertentu serta pasar temporer dapat terjadi secara tidak rutin. Pada umumnya, pasar temporer dibuka guna merayakan peristiwa tertentu. Contoh dari pasar temporer adalah Bazar.


Jenis-Jenis Pasar Menurut Keleluasaan Distribusi
Terdapat jenis pasar ini dapat dibedakan menjadi :
  1. Pasar Daerah
  2. Pasar daerah ialah suatu pasar yang membeli dan menjual produk di dalam 1 daerah produk tersebut dihasilkan. Dapat juga dikatakan bahwa pasar daerah melayani permintaan serta penawaran hanya dalam 1 daerah.
  3. Pasar Lokal
  4. Pasar lokal merupakan suatu pasar yang membeli dan menjual produk di dalam 1 kota tempat produk tersebut dihasilkan. Dapat juga dikatakan pasar lokal melayani permintaan serta penawaran hanya dalam 1 kota.
  5. Pasar Nasional
  6. Pasar nasional merupakan suatu pasar yang membeli dan menjual produk di dalam 1 negara tempat produk tersebut dihasilkan. Dapat juga dikatakan pasar nasional melayani permintaan serta penjualan dari dalam negerii.
  7. Pasar Internasional
  8. Pasar internasional merupakan suatu pasar yang membeli dan menjual produk dari berbagai negara. Dapat juga dikatakan luas jangkauan dari pasar tersebut adalah di seluruh dunia. Contoh : Pasar kopi di Santos, Brazil.

Jenis-Jenis Pasar Menurut Bentuk serta Strukturnya
Jenis pasar ini dapat dibedakan menjadi 4 macam yaitu pasar persaingan sempurna, persaingan monopolistik, pasar oligopoli, serta pasar monopoli.
  1. Pasar Persaingan Sempurna
  2. Jenis pasar persaingan sempurna dapat disebut juga pasar persaingan murni yaitu merupakan pasar di mana terdapat banyak pembeli dan penjual serta mereka sudah mengetahui keadaan pasar.

    Pasar persaingan sempurna mempunyai beberapa ciri-ciri sebagai berikut :
    1) Barang yang diperjualbelikan sifatnya homogen (sejenis).
    2) Pembeli ataupun penjual mempunyai informasi yang lengkap mengenai pasar.
    3) Terdapat banyak pembeli dan penjual.
    4) Harga yang sudah ditentukan oleh pasar.
    5) Semua faktor produksi dapat bebas keluar masuk pasar.
    6) Tidak terdapat campur tangan dari pemerintah.

    Kelebihan pasar persaingan sempurna :
    1) Pembeli dapat dengan bebas memilih produk.
    2) Tidak terdapat hambatan dalam mobilitas berbagai macam sumber ekonomi dari suatu usaha ke usaha lainnya.
    3) Dapat memaksimalkan efesiensi.
    4) Kebebasan memilih dan bertindak.

    Kelemahan pasar persaingan sempurna :
    1) Tidak mendorong inovasi.
    2) Membatasi pilihan konsumen atau pembeli dalam satu barang tertentu.
    3) Persaingan sempurna yang memberikan ongkos sosial.
    4) Distribusi pendapatan yang tidak merata.

    Contoh dari pasar persaingan sempurna adalah pasar berbagai jenis hasil pertanian.
  3. Pasar Persaingan Tidak Sempurna
  4. Pasar jenis ini merupakan kebalikan dari pasar persaingan sempurna. Untuk pasar persaingan tidak sempurna merupakan pasar yang terdiri dari sedikit penjual serta banyak pembeli. Pada pasar ini para penjual dapat untuk menentukan harga barang. Barang-barang yang diperjualbelikan tersebut memiliki jenis yang berbeda beda atau terdapat berbagai jenis barang. Jenis-jenis pasar persaingan tidak sempurna mempunyai bentuk-bentuk pasar, antara lain :
  • Pasar Monopoli
Pasar monopoli merupakan suatu pasar yang terjadi ketika seluruh penawaran terhadap sebuah barang pada pasar yang telah dikuasai oleh salah seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu.

Berikut ciri-ciri pasar monopoli :
1) Hanya terdapat 1 penjual sebagai pengambil keputusan harga (guna melakukan monopoli pasar).
2) Penjual lain tidak dapat menyaingi dagangannya.
3) Pedagang lain tidak dapat masuk, hal ini karena adanya hambatan dengan undang-undang atau karena terdapat teknik yang canggih.
4) Jenis barang yang diperjualbelikan tersebut hanya semacam.
5) Tidak ada campur tangan dari pemerintah dalam masalah penentuan harga.

Kelebihan pasar monopoli :
1) Keuntungan penjual yang relatif tinggi.
2) Bagi produk yang menguasai hajat hidup orang pada umumnya diatur oleh pemerintah.

Kelemahan pasar monopoli :
1) Pembeli atau konsumen tidak terdapat pilihan lain untuk membeli tersebut.
2) Keuntungan hanya terpusat ke 1 perusahaan.
3) Terjadinya eksploitasi pembeli.

Contoh pasar monopoli : PT Pertamina (persero), dan lain sebagainya.
  • Pasar Persaingan Monopolistik
Pasar jenis ini merupakan suatu dengan banyak penjual yang menjual barang yang berbeda corak. Pasar jenis ini banyak dijumpai di sektor perdagangan eceran dan jasa. Misalnya jasa salon, toko kelontong, angkutan, dan toko obat.

Pada pasar persaingan monopolistik memiliki ciri-ciri, antara lain :
1) Terdapat banyak penjual dan banyak pembeli.
2) Barang yang dihasilkan yaitu sejenis, namun coraknya berbeda. Seperti : sabun, minyak goreng, pasta gigi, dan lain sebagainya.
3) Terdapat banyak penjual yang memiliki besarnya sama, sehingga tidak terdapat satu penjual yang dapat menguasai pasar.
4) Penjual dapat dengan mudah menawarkan barangnya di pasar.
5) Penjual memiliki sedikit kekuasaan dalam memengaruhi dan menentukan harga pasar.
6) Adanya peluang guna bersaing dalam keanekaragaman jenis barang yang dijual di pasar.

Kelebihan pasar persaingan monopolistik :
1) Penjual tidak sebanyak seperti pasar persaingan sempurna.
2) Produsen akan terpacu untuk berkreativitas.
3) Pembeli atau konsumen tidak mudah untuk berpindah dari produk satu ke produk yang lainnya.

Kelemahan pasar persaingan monopolistik :
1) Biaya yang mahal untuk ke pasar monopolistik, hal ini karena untuk masuk ke pangsa pasar tertentu dibutuhkan adanya riset dan pengembangan produk.
2) Persaingan yang sangat berat, hal ini karena pasar tersebut pada umumnya didominasi oleh berbagai jenis produk ternama.
  • Pasar Oligopoli
Pasar jenis ini merupakan pasar yang terdiri dari beberapa penjual yang menjual suatu barang tertentu, sehingga penjual yang satu dengan yang lainnya dapat memengaruhi harga. Seperti : perusahaan rokok, perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan semen, dan industri telekomunikasi.

Pasar oligopoli memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1) Hanya terdapat sedikit penjual saja, sehingga keputusan dari salah satu penjual di pasar tersebut dapat memengaruhi penjual lainnya.
2) Produk-produknya yang berstandar.
3) Kemungkinan terdapat penjual lain untuk masuk ke pasar masih terbuka.
4) Adanya peran iklan yang sangat besar dalam penjualan produk tersebut.

Kelebihan pasar oligopoli :
1) Barang yang dihasilkan memiliki beragam corak.
2) Efesiensi di dalam menggunakan sumber daya.
3) Pengembangan teknologi serta inovasi.

Kelemahan pasar oligopoli :
1) Adanya persaingan harga yang ketat.
2) Banyaknya rintangan yang kuat guna masuk ke pasar oligop